Aien Hisyam

– hidup adalah tempat belajar –

Upi

Tidak Pernah Mengecilkan Pekerjaan


Upi punya banyak sisi dalam kehidupannya. Sebagian, telah ia ungkapkan di 5 film yang ia sutradarai. Masih ada sisi-sisi lain yang belum terungkap.

Banyak gebrakan dilakukan Upi ketika namanya menembus jajaran sutradara muda Indonesia. Kali pertama ia terjun menjadi sutradara, ia hadir dengan konsep kelam di Video grup band rock ‘Zamrud’. Upi pun mendapat imej baru sebagai sutradara ‘bersetting gelap’.

Mata pun terbelalak manakala Upi muncul lagi, di film pertamanya 30 Hari Mencari Cinta yang fun, ceria, dan sangat wanita. Konsep film layar lebar ini berbeda 180 derajat dengan beberapa Video Klip yang telah ia buat.

Uniknya, dari 5 film layar lebar yang ia sutradarai, kesemuanya memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Bukti bahwa Upi lihai membuat film dari banyak genre. Termasuk di film terakhirnya, Serigala Terakhir yang penuh adegan laga, special effect, dan berseting kelam.

Melap Keringat Artis

Kecintaan Upi pada film terjadi sejak ia masih kanak-kanak.

“Sejak kecil, sekitar umur 5 tahunan, saya sudah suka menulis. Tidak hanya itu. Saya dulu selalu didongengin sama Bapak dan Ibu. Barulah, mulai agak besar, saya sering diajak nonton sama Bapak saya. Dari situlah saya mulai tertarik nulis dan film,” kenang Upi.

Upi mengawali karirnya sebagai penulis di usia yang masih remaja. Saat masih kelas 3 SMA, ia sudah dipercaya membuat konsep cerita sitkom Opera Tiga Zaman untuk televisi RCTI.

“Tapi saya kecewa. Apa yang saya tulis tidak sama dengan apa yang ditayangkan. Sejak itulah, saya punya mimpi ingin menulis sekaligus menvisualisasikan. Berarti, saya harus jadi sutradara,” kata Upi, mantap.

Lulus SMA di Perguruan Cikini, Upi harus memilih, kuliah ‘formal’ atau kuliah sesuai pilihan hatinya menjadi orang perfilman.

“Tapi, mau ambil IKJ, saya tidak dikasih. Karena waktu itu televisi belum banyak, film  juga belum marak. Orangtua cemas sama masa depan saya,” sesaat Upi tersenyum, “tapi saya sudah tahu bahwa saya memang pengin jadi sutradara. Jadi saya tidak mau buang-buang waktu ambil kuliah yang tidak saya sukai.”

Meski akhirnya kuliah di juruan Komunikasi, Universitas Prof. Dr Moestopo (Beragama), Upi iseng bekerja di PH milik Rizal Mantovani, Broadcasting Indonesia. Ia bangga mendapat pekerjaan pertamanya, menjadi tukang lap keringat musisi-musisi yang membuat video klip.

‘Saya duduk di pinggir, bawa kotak tisunya. Kalau cut, saya langsung lari lap-lap keringat mereka. Ada Kahitna, Gigi, dan banyak lagi,’ ujar Upi, tertawa senang.

Hargai Tiap Pekerjaan

Upi antusias bekerja di bagian produksi. Katanya, inilah sekolah yang yang paling ia hargai.

‘Untuk orang seperti saya yang tidak punya background apa-apa tapi bisa terlibat di produksi, disitu saya belajar. Saya bangga banget. Saya tidak pernah mengecilkan pekerjaan apapun, karena saya menghargai apa yang saya miliki. Saya cuma merasa orang yang nol. Itulah cikal bakal saya,” ujar Upi.

Berkat keuletan Upi bekerja, ia pun dipercaya menyutradarai video klip pertamanya dari grup band Zamrud. Di luar dugaan, video klip yang kata Upi gila-gilaan itu, menjadi runner up Video Musik Indonesia.

“Tapi, ketika saya dapat tawaran film pertama, saya ingin membalikkan imej saya. Saya bikin film yang bertolak belakang dengan imej saya. Saya bikin film yang fun, riang, ceria, girly banget,” ungkap Upi. Dan di tahun 2004 muncul film 30 Hari Mencari Cinta.

Terus terang, Upi mengakui dirinya ketika menyutradarai film, dibuat terkaget-kaget. Kalau biasanya ia hanya berhubungan dengan belasan kru, tapi saat membuat film, ia harus memenej ratusan orang.

“Ditambah lagi, rata-rata kru saya sudah berpengalaman di film. Ibaratnya saya ini outsider. Saya orang luar. Pengalaman saya masih nol. Tapi, ternyata selama saya punya visi dan misi ke depan, segala hambatan dan kendala itu tidak akan pernah terjadi,” ucap ibu satu anak, Farrell.

Sukses film pertama, membuat Upi mendapat tawaran dari beberapa produser untuk membuat film sejenis. Tapi Upi langsung menolak tawaran-tawaran tersebut.

“Saya mau berkembang. Saya kan punya ruang, dimana saya bisa mengekspresikan cerita-cerita saya yang lain. Saya tidak mau bikin film karena ditekan. Saya akan datang dengan diri saya sendiri. Film itu harus jujur. Ketika saya bikin, saya harus senang dulu, baru saya bisa bekerja,” tegas Upi.

Upi pun membuat 4 film lagi dengan genre yang berbeda-beda; ‘Realita, Cinta dan Rock ‘n Roll (2006), Perempuan Punya Cerita (2007), Radit dan Jani (2008), dan Serigala Terakhir (2009).

Sisi-sisi Lainnya

“Saya punya banyak sisi,” kata Upi tentang kehidupannya yang erat berkaitan dengan tema 5 filmnya. “Film 30 Hari Mencari Cinta itu mewakili sisi kanak-kanak saya. Nah, saya ingin tunjukkan sisi saya yang lain. Waktu proses Realita, Cinta dan Rock ’n Roll, filmnya cowok banget. Cowok yang bengal-bengal. Itu sesuatu yang berbeda dari sisi Upi. Film Radit dan Jani itu drama yang temanya cinta banget, tapi bukan yang berbunga-bunga. Tentang suami istri yang muda yang hadapi banyak masalah,” jelas Upi.

Satu hal yang membuat Upi terus berkreasi, karena selalu menantang dirinya sendiri untuk melawan zona kenyamanan. Katanya, kalau ia terus-terusan berada di posisi yang nyaman, ia akan terlena dan tidak berkembang.

“Makanya, banyak yang heran dengan film terakhir saya. Syutingnya dan teknisnya rumit, kru-nya banyak, efeknya juga banyak dan rumit. Awalnya ngeri juga membayangkan akan memproduksi film ini. Ternyata begitu saya coba, bisa juga,” ujar Upi, tersenyum.

Wanita yang tengah berhubungan dekat dengan artis tampan, Vino G. Bastian, sedang mempersiapkan produksi film selanjutnya. Ditanya bertemakan apa? Ia tersenyum. “Yang pasti, sisi hidup saya yang lainnya,” kata Upi.

Aien Hisyam

Advertisements

January 15, 2010 - Posted by | Profil Artis, Profil Penulis, Profil Seniman

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: